Abhan Minta Tetap Jaga Profesionalisme, Integritas dan Kekompakan Pada Pilkada Serentak 2020
|
BAWASLU NTB, Mataram - Ketua Bawaslu RI Abhan, SH., MH meminta kepada seluruh jajaran Bawaslu untuk tetap menjaga profesionalisme, integritas dan kekompakan dalam melakukan pengawasan pilkada tahun 2020. Hal ini disampaikan pada acara Rapat Koordinasi dalam rangka Persiapan Pengawasan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 secara daring di Ruang Rapat Bawaslu NTB melalui Aplikasi Zoom, selasa (23/06/2020).
Turut hadir dalam acara rakor daring Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi NTB sekaligus menjadi Narasumber, M.Khuwailid, S.Ag., MH, Umar Achmad Seth, SH., MH, Itratip S.T., MT, Suhardi S.IP., MH, Dr.Hj.Yuyun Nurul Azmi S.Pt., MP, Ida Ayu Wayan Manik Kurniawati, S.STP., MH Kepala Bagian Pengawasan dan Humas selaku Moderator, beserta staf Pengawasan Bawaslu NTB yang diikuti oleh jajaran pengawas Bawaslu Kabupaten/Kota Se-NTB dalam rangka upaya mengoptimalkan pengawasan dan melakukan pencegahan secara maksimal. Serta, meningkatkan kualitas hasil pengawasan ditengah pandemi Covid 19.Â
Abhan dalam sambutannya mengatakan, sebagaimana telah diketahui putusan tahapan pelaksanaan pilkada serentak sudah ditetapkan bahwa pelaksanaanya dilanjutkan kembali pada 15 Juni 2020 dan pemungutan suara ditetapkan pada 9 Desember 2020. Sehingga, bawaslu dan jajarannya diminta untuk mempersiapkan diri dalam melakukan tugasnya. Serta, tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, dengan mengedepankan profesionalitas, integritas dan kekompakan untuk setiap pengawasan baik kecamatan maupun desa. Selain itu, dimasa pandemi ini rawan terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang berkedok bantuan sosial.
"Melakukan pengawasan di lingkup Bawaslu sangatlah penting, karena pada saat inilah, saat saat yang rawan kecurangan dan pelanggaran banyak dilakukan. Bentuk kecil yang perlu kita ketahui, pelanggaran yang dilakukan seperti politik uang, dan berkedok bantuan korban Covid 19. Jadinya, kita harus memberikan komitmen kita yang terbaik sebagai lembaga Badan Pengawas Pemilu" katanya.
Selain itu, Abhan juga mengungkapkan, bahwa keselamatan sebagai pengawas pemilu adalah hal yang sangat penting selama berjalannya tahapan pengawasan.
"Kita juga harus memikirkan kesehatan kita, apalagi pada pandemi ini, kesehatan adalah yang paling utama selain bekerja" ungkapnya
Pada kesempatan yang sama Mochammad Afifuddin S.Th.I., M.Si selaku Koordiv. Pengawasan dan Sosialisasi , juga hadir dalam rapat daring, Afif menyampaikan bagaimana teknis dalam melakukan pengawasan dengan menggunakan peralatan Alat Pelindung Diri (APD) berdasarkan standar yang sudah ditentukan.
Afif mengingatkan, Bawaslu menyediakan sarana dan prasarana yang memadai pengawas dalam mengemban tugas, terutama pada saat pengawasan pada tahapan terutama pada tahap pemungutan suara. "Jangan lupa, untuk penyediaan masker, sabun cuci tangan, kalau perlu adakan APD untuk pengawas sesuai anggaran dan melakukan tugas dengan mengedepankan protokol kesehatan" pintanya.
Harapannya, kedepan dengan bencana yang tidak terlihat ini, para pengawas juga stakeholder dapat melakukan tugas-tugas dan wewenang sesuai dengan kewajibannya dengan sama-sama mengedepankan protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran Virus Corona. Sehingga, pemilihan pilkada serentak ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. (Humas/DM).