Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu, Model Pelatihan Perkuat Kapasitas SDM Pengawas Ad Hoc

Bawaslu, Model Pelatihan Perkuat Kapasitas SDM Pengawas Ad Hoc

Mataram–Plt. Kepala Puslitbangdiklat Bawaslu RI Ibrahim Malik Tanjung membuka diskusi kelompok terpumpun Puslitbangdiklat terkait “Identifikasi Kebutuhan Pelatihan dan Materi Penguatan Kapasitas Pengawas Ad hoc” dengan Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi NTB di Hotel Aston Inn Mataram (Sabtu, 8/10/2022).

Adhoc sendiri merupakan pengawas dalam jangka waktu tertentu yang berperan penting dalam membantu penyelengga pemilu di daerah setempat. Keberadaan ad hoc ini sangatlah diperlukan, terlebih untuk menjadikan tali penyambung informasi pemilu Bawaslu di Kab/Kota kepada masyarakat.

Malik dalam sambutannya menyampaikan rancangan terkait model pelatihan untuk meningkatkan kapasitas SDM pengawas Adhoc sangatlah penting untuk dilakukan, agar rancangan tersebut mampu menemukan solusi yang selama ini terjadi di daerah. "Rancangan model pelatihan juga harus menghasilkan pengawas yang mengemban tugas dengan baik tidak lain dan tidak bukan ini untuk penguatan sumber daya manusia kita" Ucapnya.

Malik menambahkan, Bawaslu sebagai penyelenggara diskusi kelompok ini juga harus menyediakan catatan-catatan penting dalam mengidentifikasi kebutuhan dasar yang diperlukan. Hal ini agar dalam mengemban tugas pengawas ad hoc memiliki dasar yang kuat untuk meningkatkan kapasitasnya di lingkungan. Kebutuhan dasar tersebut tentunya, berupa materi-materi yang berkaitan dengan penguatan kapasitas.

"Penting sekali untuk kita rumuskan, kemudian memberikan catatan, apa masalah yang sering terjadi, setelah itu kita sampaikan bagaiamana cara untuk menyelesaikannya" Kata Malik.

Inilah yang menjadi dasar untuk penguat SDM di Bawaslu. Sesuai dengan tanggung jawab yang diemban Puslitbangdiklat Bawaslu karena harus, menyusun analisis dan kajian rekomendasi kebijakan dengan basis penelitian dan pengembangan di bidang demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan Pemilu atau kelompok Manajemen Pengetahuan.Selanjutnya, melaksanakan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia pengawas Pemilu dan Sekretariat atau kelompok Manajemen Pelatihan.

Suhardi Anggota Bawaslu NTB selaku Koordiv Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi dikesempatan yang sama mengucapkan apresiasi penuh atas terlaksananya kegiatan yang dilakukan oleh Puslitbangdiklat Bawaslu RI. Hal ini, karena kegiatan yang dilakukan sangat bermanfaat untuk menutupi kekurangan yang ada sebelumnya.

Suhardi juga menyampaikan harapan agar peserta dapat ikut serta secara aktif dalam penjamin mutu kualitas SDM pengawas Ad hoc nantinya. Pengelolaan SDM pengawas pemilu ini sangat penting karena pengawas pemilu Ad hoc (sementara) merupakan jantung pengawasan pemilu. "Bahwa pengawasan ini berjalan atau tidak tergantung dari SDM kita," paparnya.

Turut hadir pada pembukaan kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu NTB Hasan Basri selaku Koordiv. Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Lalu Ahmad Yani Kepala Sekertariat Bawaslu NTB, Koordiv Sumber Daya Manusia ,Organasisasi, Pendidikan dan pelatihan Bawaslu Kabupaten/Kota, Kasek dan Korsek Bawaslu Kabuapten/Kota, dan Staff SDM-O Pendidikan dan pelatihan Bawaslu Se-Provinsi NTB.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle