Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu NTB Gelar Penguatan Kelembagaan Bersama Mitra Kerja: Dorong Peran Generasi Muda Lawan Politik Uang

Bawaslu NTB Gelar Penguatan Kelembagaan Bersama Mitra Kerja: Dorong Peran Generasi Muda Lawan Politik Uang
Poto Bersama Peserta Kegiatan Penguatan Kelembagaan dengan Mitra Bawaslu, Rabu, (19/08/2025).

MATARAM, SAHABAT BAWASLU-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat kapasitas kelembagaan pengawasan dengan menggandeng mitra strategis. Uapaya ini diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu Bersama Mitra Kerja Bawaslu, yang digelar di Hotel Lombok Raya, Selasa (19/9/2025).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Itratip selaku Ketua Bawaslu NTB, dalam sambutannya Itratip mengatakan pentingnya sinergi antara Bawaslu dengan beberapa pihak seperti pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, media, hingga anak muda dalam mengawal jalannya pemilu. Kegiatan ini mengundang Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan beberapa organisasi kepemudaan lainnya.

Menurutnya, Bawaslu memiliki harapan besar terhadap energi yang dimiliki anak muda untuk mengobarkan api politik dalam rangka memperjuangkan demokrasi yang semakin substansial demi generasi yang berkualitas. Melalui, OKP dan BEM Bawaslu menitipkan amanat yang begitu besar untuk pemilu yang berkualitas.

“Anak-anak muda adalah tunas bangsa yang belum tercemar intrik-intrik politik kotor. Mereka harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pemilu yang bersih dan bermartabat,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan, di Pilkada 2024 memiliki tantangan yang cukup besar , terlebih mengenai maraknya politik praktis dan money politik. Dalam hal ini, media dan organisasi masyarakat memiliki peranan penting dalam mengedukasi dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Selanjutnya, partisipasi anak muda melalui OKP dan BEM juga menjadi tumpuan harapan Bawaslu. Hal ini karna, keanggotan OKP atau BEM tidak dibuat serta merta tetapi mereka memiliki proses yang panjang untuk ikut dalam organisasi ini.

"Peserta yang hadir saat ini adalah perintis bukan pewaris, sehingga adik-adik ini memiliki kualitas yang mumpuni dalam belajar manajerial organisasi kemahasiswaan. Sehingga, dengan pengalaman ini adik-adik diminta untuk langsung berperang melawan politik praktis dan money politik" tegas Bang It sapaan akrabnya.

Itratip juga menambahkan, politik praktis ini bukan sekedar ungkapan melainkan ancaman bagi masyarakat dan semua lapisan, karena tidak semua pemimpin yang menjabat saat ini memiliki pengalaman yang banyak terkait politik dan aktivis. Pengalaman dalam kepemimpinan mereka masih sangat jauh dari kata mampu, sehingga berpengaruh terhadap tatanan kepemerintahan.

Melalui kegiatan ini, Ia berharap anak muda yang hadir untuk tetap mengobarkan api semangat dalam memerangi politik praktis dan money politik. Juga pengalaman organisasi yang miliki saat ini menjadi bekal kedepan bagi mereka yang bermimpi menjadi pemimpin daerah yang mumpuni, berkualitas dan memiliki pengalaman yang tidak diragukan lagi dalam memimpin suatu lembaga atau daerah.

Diketahi kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari,19-21 Agustus 2025. Bawaslu menghadirkan sejumlah pembicara dari Komisi II DPR RI Dapil NTB II serta akademisi. Tidak hanya itu kegiatan ini diikuti juga oleh tokoh Pemuda, Mahasiswa, OKP dan media.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle