Bawaslu NTB Gelar Rakor Hasil Pengawasan Pengadaan dan Distribusi Logistik Pemilu 2024
|
Mataram, Bawaslu NTB- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi Hasil Pengawasan Pengadaan dan Pendistribusian Logistik Pemilu Tahun 2024 pada Minggu-Senin (10/12-11/12) di Hotel Puri Indah, Kota Mataram.
Dalam sambutannya, Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri, mengingatkan kepada peserta rapat koordinasi yang hadir untuk memahami betul regulasi mengenai logistik Pemilu dan fokus mengawasi jumlah logistik yang datang di seluruh Kabupaten/Kota.
“Proses pengadaan dan distribusi dari hilir ke hulu harus diawasi, kita harus pastikan apakah jumlah pas, kurang, atau lebih, serta memastikan gudang tempat penyimpanan logistik mendapat pengamanan yang cukup, dan tidak menyebabkan logistik rusak karena terlalu lembab atau ada kebocoran,†terangnya saat membuka kegiatan tersebut.
Hadir sebagai narasumber dalam rapat tersebut, Ketua KPU NTB, Suhardi Soud, yang menjelaskan secara komprehensif tahapan pengadaan dan pendistribusian logistik hingga sampai di masing-masing gudang logistik.
“Kita upayakan jumlah logistik yang datang mencukupi, atau bisa lebih untuk mengantisipasi apabila ada logistik yang rusak, terutama surat suara yang saat ini sudah masuk ke tahap pencetakan, dan distribusi di beberapa Kabupaten/Kota,†terangnya.
Di sisi lain, akademisi UIN Mataram yang juga hadir sebagai narasumber, Muhammad Saleh Ending, menjelaskan bahwa dalam proses pengawasan tahapan logistik ini, Bawaslu harus lebih cermat mengantisipasi berbagai kerawanan, seperti logistik kurang, atau tertukar dengan kabupaten/kota lain.
Hal tersebut kemudian menjadi catatan Bawaslu dalam mengawasi tahapan logistik ini sekaligus menjadi bahan untuk memetakan kerawanan dalam tahap distribusi logistik di Kabupaten/Kota.
Rapat tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTB untuk melakukan sinkronisasi data pengawasan logistik Pemilu tahun 2024, sekaligus menjadi forum untuk inventarisir masalah dan kendala selama pengawasan berlangsung.