Bawaslu NTB Gelar Rakor Pemutakhiran Daftar Pemilih Tambahan
|
Suasana Kegiatan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Tambahan, Persiapan Pengawasan Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara, Serta Sosialisasi Aplikasi Siwaslu di Hotel Montana Primier, Kamis, (25/01/2024). Poto: Humas Bawaslu NTB
Lombok Barat, Bawaslu NTB- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Tambahan, Persiapan Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara, serta Sosialisasi Aplikasi Siwaslu pada Kamis-Jumat (25/1-26/1) di Hotel Montana Premier, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Anggota Bawaslu NTB, sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Hasan Basri, yang dalam sambutannya menyampaikan jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk terus mendorong jajaran di tingkat Kecamatan hingga Pengawas TPS dalam melaksanakan kinerja pengawasan dan pencegahan.
“Saya harap seluruh jajaran Pengawas Pemilu memahami peraturan perundangan yang menjadi dasar pelaksanaan dan pengawasan Pemilu, baik di Kabupaten/Kota hingga di tingkat pengawas TPS,†ungkap Hasan saat membuka kegiatan tersebut.
Hadir sebagai narasumber dalam Rapat Koordinasi tersebut, Ketua KPU NTB, Muhammad Khuwailid yang memberikan materi mengenai teknis pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2024.
Ia menjelaskan mengenai tugas-tugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selama proses pemungutan dan penghitungan suara, termasuk tugas dan fungsi KPPS untuk kembali melakukan pemetaan daftar pemilih pada pemilu tahun 2024.
“KPU merubah sejumlah ketentuan terkait teknis pemungutan dan penghitungan suara, dan semuanya tertuang di Peraturan KPU serta Keputusan KPU No 66 Tahun 2024, rekan-rekan Bawaslu dapat mencermati Keputusan tersebut untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai proses pemungutan dan penghitungan suara nanti,†jelas Ketua KPU NTB tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu NTB juga memberikan sosialisasi mengenai penggunaan aplikasi Siwaslu dalam konsolidasi data pengawasan Pemilu Tahun 2024. Kegiatan juga dirangkaikan dengan forum konsolidasi data pemutakhiran daftar pemilih dan diskusi mengenai berbagai kerawanan dalam pemungutan dan penghitungan suara.
“Saya harap konsolidasi data dan rencana tindak lanjut yang disepakati di forum ini dapat dilakukan secara konsisten hingga nanti seluruh tahapan inti selesai,†ungkap Hasan dalam penutupan kegiatan tersebut.