Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu NTB Gelar Spesial Jumpa Sehati, Perkuat Integritas dan Nilai Spiritual Jajaran

Jumpa Sehati

Jajaran Anggota dan Sekretariat Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat mengikuti kegiatan Spesial Jumpa Sehati – Sirois Islam (Siraman Rohani Islam) di Mushola Sahabat Bawaslu NTB, Rabu (15/7/2026). Kegiatan menghadirkan Anggota Bawaslu Provinsi NTB, Hasan Basri, sebagai penceramah dalam rangka memperkuat nilai-nilai spiritual, integritas, dan profesionalisme jajaran Bawaslu melalui implementasi Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian.

MATARAM, SAHABAT BAWASLU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Spesial Jumpa Sehati bertajuk Sirois Islam (Siraman Rohani Islam) di Mushola Sahabat Bawaslu NTB, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan Anggota Bawaslu Provinsi NTB, Hasan Basri, sebagai penceramah dan diikuti oleh seluruh jajaran anggota serta sekretariat Bawaslu NTB.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Jumat Sehati (Jumat Menjaga Tubuh, Sehat Hati, Kuat Iman) dan Jumpa Berlian (Jujur, Menanam, Pelihara, Amankan, Bersih, Lingkungan dan Alam Nyata) yang diinisiasi Bawaslu Republik Indonesia. Program ini dirancang untuk membangun budaya kerja yang sehat, religius, berintegritas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di lingkungan Bawaslu.

Dalam tausiyahnya, Hasan Basri menekankan bahwa nilai-nilai spiritual harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan amanah sebagai penyelenggara pemilu. Menurutnya, integritas sejati tidak hanya dibangun melalui kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga lahir dari kesadaran moral dan keimanan yang kuat."Integritas seorang penyelenggara pemilu harus berangkat dari hati yang bersih dan keimanan yang kuat. Ketika nilai-nilai itu tertanam, maka setiap tugas yang dijalankan akan selalu berorientasi pada kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab," ujar Hasan Basri.

Ia menjelaskan, tugas pengawasan pemilu bukan semata-mata menjalankan kewenangan berdasarkan peraturan perundang-undangan, melainkan juga merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, setiap insan pengawas dituntut untuk senantiasa menjaga profesionalisme, independensi, serta menjunjung tinggi etika dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna. Selain menjadi wadah pembinaan rohani, Spesial Jumpa Sehati juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat solidaritas dan semangat kebersamaan antarseluruh jajaran Bawaslu NTB.

Sementara itu, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Provinsi NTB, Syaifuddin, menegaskan bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dari strategi penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu.

"Melalui Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian, kami ingin membangun sumber daya manusia Bawaslu yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan. Penguatan nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam menjaga marwah lembaga," kata Syaifuddin.

Ia menambahkan, pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan diharapkan mampu membentuk budaya kerja yang positif, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat profesionalisme jajaran Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu.

Melalui penyelenggaraan Spesial Jumpa Sehati, Bawaslu Provinsi NTB kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berakhlak. Semangat Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh jajaran untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle