Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu NTB Identifiaksi 13.539 TPS Rawan di Pemilu 2024

Bawaslu NTB Identifiaksi 13.539 TPS Rawan di Pemilu 2024

Mataram, Bawaslu NTB-Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) Provinsi NTB menggelar konferensi pers penyampaian hasil pengawasan tahapan kampanye, logistik, masa tenang, serta identifikasi TPS Rawan pada Pemilu tahun 2024 yang digelar oleh Bawaslu NTB pada Senin (12/2).

Konferensi pers yang dihadiri langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu NTB tersebut juga menjadi forum untuk menyampaikan progres persiapan pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Hasil Pengawasan dan identifikasi kerawanan yang disampaikan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan transparansi Bawaslu dalam melaksanakan tugas-tugasnya,” ungkap Ketua Bawaslu NTB, Itratip, saat membuka konferensi pers tersebut.

Berdasarkan hasil identifikasi kerawanan, Bawaslu NTB memetakan sebanyak 13.539 TPS rawan yang tersebar di seluruh provinsi NTB. Pemetaan TPS Rawan tersebut dilakukan pada 1.166 Desa dan Kelurahan di 10 Kabupaten/Kota se-NTB.

“Ada 7 variabel dan 22 indikator TPS rawan, dan ada 5 indikator TPS Rawan yang paling banyak ditemui di NTB, yaitu terdapat pemilih di DPT yang tidak memenuhi syarat, terdapat pemilih tambahan, KPPS yang merupakan pemilih di luar domisili tempat TPS bertugas, terdapat kendala jaringan internet, dan TPS yang dekat posko/rumah tim kampanye,” ungkap Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri.

Selain itu, Bawaslu NTB juga merilis hasil pengawasan logistik di 10 Kabupaten/Kota dengan hasil pengawasan masih adanya logistik yang tertukar antar Kabupaten/Kota, masih adanya kekurangan logistik berupa surat suara, progres pendistribusian logistik, hingga adanya kotak suara yang rusak berat akibat terkena air saat proses distribusi.

“Terhadap kerawanan yang potensi pelanggaran yang telah dipetakan tentu akan kita cegah, seperti yang kita lakukan pada masa kampanye, dan apabila ada pelanggaran pasti ditindak, untuk itu informasi dan laporan dari masyarakat pasti diharapkan untuk membantu kinerja kami,” tutup Anggota Bawaslu NTB, Umar Achmad Seth.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle