Bawaslu NTB Ikuti Rapat Finalisasi Modul dan Persiapan Teknis Pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P)
|
Mataram, Sahabat Bawaslu-Jajaran Bawaslu NTB mengikuti Rapat Finalisasi Modul dan Persiapan Teknis Pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) secara daring pada Rabu (11/6). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) sebelumnya yang membahas arah kebijakan dan strategi pelaksanaan P2P tahun 2025.
Rapat yang digelar secara virtual tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi dari seluruh Indonesia. Dalam rapat ini, Bawaslu RI bersama jajaran Bawaslu Provinsi membahas sejumlah hal krusial terkait penyempurnaan substansi modul P2P serta teknis pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada rentang waktu Juli hingga September 2025.
P2P sendiri merupakan salah satu program strategis Bawaslu yang bertujuan untuk memperluas jangkauan pendidikan kepemiluan dan meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Salah satu sasarannya adalah kelompok pemuda, mahasiswa, dan organisasi masyarakat sipil.
Lebih lanjut, modul yang tengah difinalisasi saat ini disusun dengan pendekatan tematik dan kontekstual agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik daerah. Dalam rapat tersebut, Bawaslu RI meminta Bawaslu Provinsi untuk memberikan masukan konstruktif terhadap isi modul agar benar-benar relevan dan aplikatif di lapangan.
Program P2P tahun 2025 yang rencananya akan dilaksanakan di 13 titik, dirancang untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dengan metode yang adaptif terhadap dinamika sosial dan politik di tingkat lokal. Diharapkan melalui program ini, masyarakat semakin berdaya dalam menjalankan fungsi pengawasan demi terselenggaranya Pemilu dan Pilkada yang berintegritas.