Hadapi Potensi Gangguan, Umar Sampaikan Langkah Mitigasi Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara
|
Anggota Bawaslu NTB, Umar Achmad Seth, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota se-Nusa Tenggara Barat Tahun 2024.
MATARAM, SahabatBawaslu-Anggota Bawaslu NTB, Umar Achmad Seth, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota se-Nusa Tenggara Barat Tahun 2024. Kegiatan tersebut digelar oleh KPU NTB pada Selasa (19/11) di Kota Mataram.
Dalam kesempatan tersebut, Umar menyampaikan materi mengenai strategi pengawasan Pilkada apabila berada pada kondisi bencana alam. Ia menyampaikan, dengan adanya potensi bencana alam maupun gangguan-gangguan yang disebabkan oleh faktor cuaca maupun geografis, Bawaslu tetap berusaha untuk melaksanakan tugasnya dalam mengawasi seluruh tahapan Pilkada.
“Potensi bencana alam pasti ada, entah itu yang disebabkan faktor cuaca maupun faktor alam lainnya, tapi selama itu semua bisa dimitigasi, maka pengawas juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalisir dampaknya dengan langkah-langkah pencegahan yang dilakukan,†ungkap Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi tersebut.
Lebih lanjut, apabila ada risiko kerusakan logistik karena faktor cuaca maka ia mengimbau KPU untuk memastikan lagi bahwa gudang logistiknya aman dari potensi banjir maupun kebakaran. Ia juga menyampaikan pentingnya untuk terus berkoordinasi dengan stakeholder dan Polisi maupun TNI untuk memastikan keamanan logistik dan antisipasi munculnya gangguan kamtibmas saat pemungutan suara.
“Kita sudah masuk musim hujan dan itu yang harus diantisipasi bersama saat hari pemungutan suara, jangan sampai logistik terlambat datang karena faktor cuaca, oleh karena itu harus ada langkah preventif dan mitigasi untuk meminimalisir hal itu, koordinasi kita perkuat lagi, ini juga fungsinya untuk meminimalisir pelanggaran terjadi,†imbuhnya.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran KPU Kabupaten/Kota serta stakeholder terkait tersebut juga dihadiri oleh Perwakilan BMKG, PLN, dan Telkom untuk memastikan langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan untuk meminimalisir gangguan pada saat pemungutan suara.
#AyoAwasiBersama #pilkadaserentak2024