Lompat ke isi utama

Berita

Hasan: Pemilih Pemula Harus Cerdas Tentukan Pilihan dalam Pemilu

Hasan: Pemilih Pemula Harus Cerdas Tentukan Pilihan dalam Pemilu
Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri (berdiri) memberikan paparan dan motivasi kepada peserta Diklatsar Brigade Masjid Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI) Provinsi NTB di Aula Kantor Walikota Mataram pada Senin (28/8). Doc: Humas Bawaslu NTB

Mataram, Bawaslu NTB-Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri memberikan paparan dan motivasi kepada peserta Diklatsar Brigade Masjid Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI) Provinsi NTB di Aula Kantor Walikota Mataram. pada Senin (28/8).

Diklatsar tersebut juga merupakan satu rangkaian dengan kegiatan Dialog Wawasan Kebangsaan dan Kemerdekaan Pemuda Milenial yang digelar oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI) Provinsi NTB.

Dalam kegiatan tersebut, Hasan menyampaikan beberapa hal terkait pemilih pemula dalam Pemilu 2024. Pertama, Hasan menyampaikan bahwa remaja yang telah berusia 17 tahun atau lebih dan memiliki KTP-el berhak untuk memberikan suaranya pada Pemilu 2024 mendatang.

Hasan menghimbau kepada peserta diklatsar yang didominasi oleh remaja tersebut untuk memastikan bahwa namanya terdapat dalam Daftar Pemilih tetap (DPT).

Kedua, Hasan menyampaikan bahwa jumlah pemilih pemula yang mendominasi daftar pemilih pada 2024 membuat pemilh pemula harus benar-benar mendapatkan pendidikan politik untuk menentukan pilihannya dengan tepat.

“Media sosial memang sumber dari segala informasi, namun adik-adik pemilih pemula harus bijak memilah informasi tentang kepemiluan, terutama harus bisa membedakan informasi yang termasuk hoaks dan megandung ujaran kebencian atau politisasi SARA” tegasnya dalam sesi dialog tersebut.

Lebih lanjut, Hasan juga mengingatkan bahaya politik uang dan politisasi SARA kepada peserta yang hadir.

“Politik uang dan Politisasi SARA itu berbahaya bagi keberlangsungan demokrasi bangsa kita, oleh sebab itu adik-adik harus tegas menolak politik uang dan politisasi SARA dalam bentuk apapun” imbuhnya.

Peserta yang hadir cukup antusias mendengarkan paparan dan motivasi yang disampaikan oleh Hasan.

Dalam akhir paparannya, Hasan menyampaikan bahwa Pemilih Pemula harus bijak dan cerdas dalam memberikan suaranya pada Pemilu 2024.

Kegiatan tersebut juga dihadiri dan diisi oleh beberapa narasumber lain, seperti Kepala Bakesbangpoldagri NTB dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTB.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle