Kawal Hak Pilih Kelompok Rentan, Bawaslu NTB Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif
|
Suasana Kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif dengan kelompok rentan di Kota Bima pada Rabu (31/1).
Kota Bima, Bawaslu NTB Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) NTB menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan kelompok rentan di Kota Bima pada Rabu (31/1).
Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri membuka kegiatan tersebut dengan memberikan apresiasinya kepada warga yang telah datang untuk menghadiri sosialisasi tersebut, dan juga kepada pihak Kelurahan Penatoi yang telah menerima kedatangan Bawaslu NTB dan Bawaslu Kota Bima pada kegiatan tersebut.
“Saya berterimakasih karena telah diterima dengan baik di Kelurahan Penatoi, sehingga dapat berjumpa dengan Bapak/Ibu dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif ini,†ungkap Hasan.
Dalam kegiatan tersebut, Hasan juga mengungkapkan bahwa Bawaslu memerlukan peran serta masyarakat menjadi pengawas pemilu partisipatif dalam mencegah dan menangkal pelanggaran pemilu.
“Jumlah personil pengawas dari Bawaslu tidak akan mampu mengawasi seluruh masyarakat dalam tahapan pemilu, untuk itu kami sangat memerlukan pengawas partisipatif sebagai mitra strategis Bawaslu, untuk ikut serta mengawal pemilu,†imbuh Hasan.
Dalam sosialisasi tersebut, Hasan juga memaparkan urgensi pengawasan partisipatif, selain karena keterbatasan personil pengawas Pemilu, berbagai kerawanan dan potensi pelanggaran juga perlu diawasi oleh masyarakat.
“Informasi sekecil apapun akan sangat membantu Bawaslu dalam melakukan pencegahan dan penanganan pelanggaran, oleh karena itu kami harapkan Bapak/Ibu untuk jangan ragu melapor ke Bawaslu apabila menemukan dugaan pelanggaran,†terangnya.
Di akhir kegiatan, Hasan menekankan kembali bahwa partisipasi dan dukungan masyarakat di setiap tahapan pemilu dianggap sebagai upaya membantu tugas Bawaslu sampai dengan tahapan pemungutan dan penghitungan suara nanti.