Masifkan Gerakan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu NTB Teken MoU T dengan 3 Perguruan Tinggi
|
Bawaslu NTB menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dan Nota Kesepakatan Aksi dengan 3 Universitas di Provinsi NTB.Penandatanganan naskah kerjasama tersebut dilaksanakan pada Kamis (7/11) di Hotel Lombok Raya. Ketiga universitas tersebut adalah Universitas Islam Al-Azhar, Universitas 45 Mataram, dan Universitas Bumigora.
MATARAM, Sahabat Bawaslu-Bawaslu NTB menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dan Nota Kesepakatan Aksi dengan 3 Universitas di Provinsi NTB. Penandatanganan naskah kerjasama tersebut dilaksanakan pada Kamis (7/11) di Hotel Lombok Raya. Ketiga universitas tersebut adalah Universitas Islam Al-Azhar, Universitas 45 Mataram, dan Universitas Bumigora.
Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri, menuturkan bahwa kerjasama dengan universitas dilakukan untuk meningkatkan pelibatan civitas akademika dalam proses-proses pengawasan tahapan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah di Provinsi NTB.
“Mahasiswa dan mahasiswi bisa terlibat langsung dalam proses pengawasan pemilu, mereka juga bisa melakukan magang di Bawaslu dan melakukan penelitian yang bekerjasama dengan Bawaslu,†ungkap Hasan.
Lebih lanjut, kerjasama tersebut juga diturunkan langsung dalam bentuk Nota Kesepakatan Aksi atau Perjanjian Kerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas 45 Mataram, serta Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik Universitas Islam Al-Azhar. Kerjasama tersebut disambut baik oleh ketiga universitas yang juga hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas 45 Mataram, Ismak Subardan, berharap dapat memperluas ruang dan kesempatan mahasiswa dalam berpartisipasi dalam pengawasan Pemilihan.
“Tentu harapannya mahasiswa dapat menyalurkan dan meningkatkan kemampuannya dalam membantu Bawaslu melaksanakan pengawasan,†ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor III Universitas Bumigora, Baiq Candra Herawati. Ia mengapresiasi kerjasama yang terbentuk antara Bawaslu NTB dan Universitas Bumigora.
“Pengawasan yang baik tujuannya untuk menghasilkan pemimpin yang baik dan berintegritas, sehingga perlu keterlibatan semua pihak untuk mewujudkan hal tersebut,†ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Islam Al-Azhar juga menyampaikan bahwa kerjasama tersebut untuk menegaskan peran lembaga pendidikan dalam mengawasi Pilkada bersama Bawaslu.
“Ini kesempatan menimba ilmu dan langsung praktik. Tentu ini menjadi bekal nanti ke depan bagaimana mahasiswa turut membangun demokrasi," tutupnya.