Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Ke-3: Bawaslu NTB Gandeng Dr.Agus Tingkatkan Literasi Demokrasi

Ngabuburit Ke-3: Bawaslu NTB Gandeng Dr.Agus Tingkatkan Literasi Demokrasi

Mataram- Sahabat Bawaslu. Bawaslu NTB kembali menggelar seri webinar Ramadhan bertajuk “Ngabuburit Pengawasan” pada Rabu sore (19/03). Webinar yang diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTB dan masyarakat umum tersebut menghadirkan Akademisi UIN Mataram, Dr. Agus yang membawakan paparan dengan tema “Meluruskan Shaf Jajaran Bawaslu Dan Menguatkan Literasi Demokrasi di masa Non Tahapan”.

Dalam paparannya, Ia menyampaikan urgensi meningkatkan literasi demokrasi masyarakat di masa non-tahapan, terutama untuk mencapai kematangan demokrasi bangsa. Namun, ia juga menyoroti ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh penyelenggara Pemilu.

“Tantangan utama yang harus dihadapi ini ada beberapa aspek, seperti komunikasi politik yang menjamin kebebasan berpendapat, akses media, dan transparansi tata Kelola Pemilu. Selain itu, kapasitas kelembagaan harus diperkuat, termasuk peran partai politik, lembaga penyelenggara Pemilu, masyarakat, dan media,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa sebagai bagian dari siklus Pemilu, tahapan pasca Pemilu harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperbarui data pemilih dan regulasi, melakukan evaluasi Pemilu sebelumnya, meningkatkan pendidikan pemilih, memperkuat koordinasi antar stakeholder, serta meningkatkan kapasitas dan mutu lembaga penyelenggara Pemilu. Untuk mendukung hal ini, diperlukan kerja-kerja teknis dan prosedural yang mencakup pelatihan tata kelola Pemilu serta internalisasi budaya kerja profesional dalam lembaga penyelenggara Pemilu.

“Pemilu berikutnya tentu menjadi harapan besar kita untuk melahirkan pemimpin yang jauh lebih baik, hal tersebut harus dimulai dari sekarang dengan menguatkan kapasitas dan kualitas penyelenggara, meningkatkan literasi demokrasi masyarakat agar mereka paham benar perannya dalam demokrasi, agar kita meningkat dari demokrasi prosedural ke demokrasi yang substansial,” imbuhnya.

Hal tersebut juga diamini oleh Anggota Bawaslu NTB, Hasan Basri, yang sempat memberikan sambutannya pada webinar tersebut. Ia menilai, masa non-tahapan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan pemilu dan bahaya politik uang dan politisasi SARA.

#NgabuburitPengawasan

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle