Rapat Bersama Bappenda NTB, Bawaslu sampaikan Usulan Anggaran Pilkada 2024
|
Ketua Bawaslu NTB, Itratip (dua dari kanan) saat sampaikan Usulan Anggaran Pilkada 2024 di FGD Bappenda NTB (2/3)
Mataram, Bawaslu NTB - Ketua Bawaslu NTB, Itratip sampaikan kebutuhan anggaran melalui Dana Hibah jelang Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Bappenda NTB pada hari Kamis (2/3).
Dalam acara tersebut, Itratip sampaikan kebutuhan anggaran Bawaslu NTB beserta jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota hingga tingkat Pengawas TPS. Fokus usulan Bawaslu NTB terkait hak-hak pengawas yang harus terpenuhi seperti honorarium, pelatihan, koordinasi dan dukungan sarana dan prasarana.
"Berikut adalah kebutuhan Bawaslu NTB beserta jajaran dalam Pilkada 2024, proses tahapan Pilkada akan mulai berjalan di tahun 2023 ini, ada dua hal yang ingin kami ajukan yaitu honorarium pengawas dan pengadaan barang dan jasa" terang Itratip saat menyampaikan paparan dari Bawaslu dalam FGD.
Itratip juga sampaikan terkait anggaran yang diajukan ini sudah berdasarkan aturan yang berlaku salah satunya dalam Keputusan Ketua Bawaslu No 195.1/PR.03.00/K1/01/2022 tentang Standar Kebutuhan Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati, serta Wali Kota.
Usulan anggaran Pilkada 2024 yang disampaikan Bawaslu NTB senilai Rp 260.127.141.000. Struktur anggaran tersebut diantaranya termasuk Honorarium, Dukungan Sarana dan Parasarana, Sosialisasi ke masyarakat, Koordinasi dengan Stakeholder, Penertiban Alat Peraga Kampanye, Monitoring dan Evaluasi hingga kebutuhan persidangan. Dari nilai tersebut, Ia menambahkan terkait Opsi Sharing Anggaran ke Pemerintah Provinsi NTB sebesar Rp92.789.306.000.
Dalam rapat tersebut, kegiatan dihadiri oleh Kepala Bappenda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., Sekretaris KPU NTB, Asep Suhlan, MM, Karoops Polda NTB Kombes Pol Abu Bakar Tertusi, S.I.K., SH., M.Han, dan Kesbangpoldagri NTB, Lalu Abdul Wahid, SH, MH.
