Rapat Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bahas Renjana Program 2026
|
MATARAM, SAHABAT BAWASLU - Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Humas Bawaslu NTB menggelar rapat kerja untuk merancang kegiatan dan program strategis sepanjang tahun 2026. Rapat ini menjadi momentum penting dalam menyusun langkah pencegahan pelanggaran pemilu sekaligus memperkuat komunikasi publik di ruang rapat Bawaslu NTB pada Selasa, (6/01/2026).
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Hasan Basri, menegaskan komitmen Bawaslu NTB dalam memperluas pengawasan partisipatif. “Rencana kegiatan tahun ini kami fokuskan pada edukasi politik masyarakat dan penguatan jejaring pengawasan. Dengan partisipasi aktif warga, kualitas demokrasi akan semakin terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pengawasan dan Humas, Ida Ayu Wayan Manik, menekankan pentingnya strategi komunikasi yang inklusif. “Kami akan memastikan setiap program tersampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat. Transparansi dan keterlibatan publik menjadi kunci keberhasilan pengawasan,” katanya.
Rapat tersebut menghasilkan sejumlah poin utama, termasuk agenda sosialisasi pencegahan pelanggaran, pelatihan relawan pengawas, serta kampanye kreatif melalui media sosial dan komunitas lokal.
Sebagai informasi, Bawaslu NTB secara konsisten mendorong pengawasan berbasis masyarakat dengan melibatkan organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, dan komunitas akar rumput untuk memperkuat integritas pemilu di daerah.