SKPP Bawaslu di NTB, Abhan: Masa Depan Pemilu Ada Pada Tangan Generasi Muda
|
Ketua Bawaslu RI, Abhan secara resmi membuka kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Tingkat Dasar Tahun 2021 untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat di Aruna Senggigi Hotel, Lombok Barat (1/9).
Para tamu undangan yang turut hadir pada kegiatan ini adalah Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. dan Kapolda NTB, Irjen. Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. Tak hanya hadir pada acara, mereka pun juga memberikan sambutan.
Kapolda NTB, Moh. Iqbal dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kinerja Bawaslu selama pilkada kemarin dan harapannya terhadap keberlangsungan SKPP ini.
“Kader pengawas partisipatif merupakan pengawal demokrasi dimasa depan, semoga kelak dari mereka ini melahirkan pemimpin-pemimpin yang amanah. Kepolisian merasa sangat terbantu oleh Bawaslu terhadap kerja-kerja pada pemilu dan pilkada†terangnya.
Dilain kesempatan, Wakil Gubernur NTB, Umi Rohmi, sapaan akrabnya, juga menyampaikan apresiasi terhadap Bawaslu karena suksesnya pemilu dan pilkada kemarin.
“Walaupun ditengah pandemi kita masih bisa produktif. Kami mengapresiasi kerja-kerja Bawaslu karena suksesnya pemilu dan pilkada kemarin merupakan kerja kita bersama termasuk Bawaslu. Kami sangat menyambut baik kegiatan SKPP semoga kedepanya SKPP dapat membantu tugas-tugas Bawaslu dalam melaksanakan kegiatan pengawasan. Semoga SKPP ini bisa terus berkesinambungan.†ungkapnya.
Ketua Bawaslu RI, Abhan menyampaikan pada sambutannya bahwa SKPP ini merupakan tahun ketiga dilaksanakan secara tatap muka di seluruh provinsi di Indonesia serta satu kali secara daring.
"Yang membanggakan adalah seluruh kader ini merupakan anak muda yang punya idealisme tinggi dan tidak terkontaminasi oleh politik yang kurang baik. SKPP dicetak untuk memiliki integritas sebagai pelopor untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan" terangnya.
Abhan juga menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat mempengaruhi kualitas demokrasi.
“Kualitas demokrasi ditentukan oleh kualitas partisipasi masyarakat mau berperan aktif dalam setiap tahapan gunakan hak pilih dan awasi setiap tahapannya. Semakin banyak yang mengawasai semakin tertutup ruang-ruang untuk berbuat kecurangan. Masa depan pemilu ada pada tangan generasi muda.†pungkasnya.
Kegiatan pembukaan ditutup dengan foto bersama dengan para peserta SKPP. Sebagai informasi tambahan, kegiatan SKPP berlangsung selama 3 hari, dimulai sejak 1-3 September 2021 dengan dihadiri oleh narasumber dari pihak internal Bawaslu dan eksternal, Pengamat Pemilu.