Lompat ke isi utama

Berita

Solid Mewujudkan Pemilu Bersih dan Tolak Kampanye di Tempat Ibadah dan Pendidikan Bawaslu MOU dengan Kanwil Kemenag NTB

Solid Mewujudkan Pemilu Bersih dan Tolak Kampanye di Tempat Ibadah dan Pendidikan Bawaslu MOU dengan Kanwil Kemenag NTB
Ketua Bawaslu NTB, Itratip ( Kelima dari Kiri) dan Kakanwail Kemenag NTB, H. Zamroni Aziz ( Ketiga dari Kanan menunjukkan MoU tentang Pengawasan Pemilu 2024,di Lapangan Bumi Gora, Mataram pada Sabtu (17/6/2023), Fohoto: Doc. Humas Bawaslu NTB

Mataram, Bawaslu NTB-Untuk memperkuat pengawasan proses Pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB melakukan kerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) NTB pada Sabtu, 17 Juni 2023.

Kerjasama itu dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Ketua Bawaslu NTB, Itratip, dengan Kepala Kanwil Kemenag NTB, H Zamroni Aziz.

Penandatanganan MoU tersebut dalam rangka, memperkuat sinergitas kedua lembaga dalam menjaga netralitas hingga pengawasan yang dilakukan oleh masing-masing lembaga terlebih pada pihak Bawaslu.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh seluruh peserta Apel dan tamu undangan yang hadir, dan merupakan awal dari kerjasama formal antara Bawaslu NTB dan Kanwil Kemenag NTB untuk bersinergi dalam mewujudkan pemilu bersih.

MoU tersebut berisikan kesepakatan antara kedua belah pihak untuk saling mendukung dalam mewujudkan pemilu bersih dengan menolak adanya kampanye di tempat ibadah dan lembaga pendidikan, pengawasan terhadap netralitas ASN, politisasi SARA, politik uang, dan Hoaks.

Bawaslu dan Kemenag bersepakat untuk menjaga rumah ibadah tidak juga dijadikan sebagai lokasi berkampanye, menyebarkan kebencian, dan hoaks Pemilu 2024.

"Harapan kami, Kanwil Kemenag aktif untuk sosialisasi pemilu tanpa hoaks, SARA, melalui mimbar masjid," ucapnya.

"Mereka (Kemenag) punya kewenangan, kewajiban, dan tanggung jawab mewujudkan pemilu yang damai, melalui khutbah yang berisi ajakan pemilu tanpa politik uang, SARA, dan hoaks," sambung Itratip.

Kakanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz menilai MoU dengan Bawaslu tersebut merupakan langkah konkret menjaga keutuhan dan persatuan di tahun politik. Zamroni tak menampik sejumlah poin yang disepakati juga merupakan napas perjuangan yang selalu diingatkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada seluruh jajaran di daerah ihwal Pemilu 2024.

Lebih lanjut, dalam kegiatan yang sama juga dibacakan deklarasi oleh seluruh peserta apel untuk satu suara menolak Politik uang, Politisasi SARA, dan hoaks demi mewujudkan pemilu berintegritas dan bermartabat.

Pembacaan deklarasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu NTB, Itratip, dan kemudian dilanjutkan dengan menandatangani banner untuk mendukung pemilu bersih yang dilakukan oleh tamu undangan dan peserta apel.

"Bersinergi dan berkolaborasi dengan masyarakat untuk dengan tegas menolak politik uang, politisasi SARA, serta penyebaran hoaks dalam Pemilu 2024" ucapnya saat mebacakan deklarasi.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle