Suhardi Ajak Mahasiwa Proaktif Awasi Pilkada NTB 2024
|
MATARAM, Sahabat Bawaslu-Anggota Bawaslu NTB, Suhardi, hadir sebagai pembicara dalam talkshow BEM Talk yang digelar oleh BEM Universitas Mataram pada Senin (12/11) di Dome Universitas Mataram. Talkshow tersebut mengusung tema Keterlibatan Pemuda dalam Mewujudkan Pilkada Damai yang Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045 dan diikuti oleh mahasiswa/i di Universitas Mataram.
Dalam paparannya, Suhardi membawakan materi tentang pentingnya pengawasan partisipatif bagi pemuda dan pemilih pemula dalam mengawasi tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Ia menyampaikan, bahwa mahasiswa dan kalangan civitas akademika lainnya adalah mitra strategis Bawaslu dalam melakukan kerja-kerja pengawasan.
“Bawaslu tentu memerlukan bantuan dan partisipasi aktif rekan-rekan mahasiswa untuk melakukan pengawasan, karena jumlah personil kami masih kurang apabila dibandingkan dengan jumlah peserta Pilkada, dan jumlah masyarakat pemilih di NTB, itulah sebabnya Bawaslu mendorong yang namanya program pengawasan partisipatif,†ungkap Suhardi.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bentuk-bentuk pelanggaran pada Pemilihan, terutama pelanggaran yang rawan terjadi di tahapan kampanye, seperti politik uang, politisasi SARA, hingga penyebaran hoaks di media sosial. Ia mengimbau kepada mahasiswa dan civitas akademika untuk menghindari politik uang.
“Politik uang harus dihindari, kita semua harus bisa menggunakan hak pilih dengan bijak, memilih karena memang pilihan kita sesuai dengan hati nurani, bukan karena hal lain apalagi karena uang, jangan mau suara kita dibeli dengan harga yang sangat murah untuk masa 5 tahun,†imbuhnya.
Ia juga menyampaikan bahwa melaporkan dugaan pelanggaran ke Bawaslu apabila menemukan pelanggaran yang dilakukan peserta pemilihan pada masa kampanye. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Anggota KPU NTB, Halidy, dan Kasubdit 1 Direskrimum Polda NTB, AKBP Hurri Nugroho.
Dokumentasi: BEM Universitas Mataram dan KPU NTB