Terima Audiensi PPUD NTB, Bawaslu NTB Kian Fokus Kawal Hak Pilih Penyandang Disabilitas dan TPS Akses
|
Mataram, Bawaslu NTB- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTBÂ menggelar Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan kepada Kelompok Penyandang Disabilitas dalam Pemilu Tahun 2024 di ruang rapat Bawaslu NTB, pada Jumat (2/2).
Kegiatan yang diikuti oleh pengurus Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas (PPUAD) Provinsi NTB tersebut juga menjadi forum audiensi antara Bawaslu NTB dengan kelompok penyandang disabilitas di Provinsi NTB untuk mewujudkan pemilu yang akses dan ramah penyandang disabilitas.
“Kami berterimakasih kepada Bawaslu NTB yang telah menerima audiensi dari PPUAD Provinsi NTB, karena kami mendapatkan mandat untuk menjadi Pemantau Pemilu dan ada beberapa hal terkait TPS akses yang perlu diperhatikan,†ungkap Ahmad Yani, Ketua PPUAD Provinsi NTB.
Dalam forum tersebut, Ketua Bawaslu NTB, Itratip, juga mengapresiasi rekan-rekan PPUAD karena aktif menyuarakan hak-hak penyandang disabilitas dalam Pemilu tahun 2024 ini, termasuk mengenai TPS akses dan juga membantu Bawaslu NTB mengawal hak pilih.
“Saya salut dengan rekan-rekan PPUAD atas kinerjanya memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas. Terkait TPS akses, kami akan kembali mengimbau KPU untuk lebih memperhatikan aksesibilitas TPS, surat suara, dan bilik suara, terutama untuk yang menggunakan kursi roda dan tuna netra,†terang Itrattip.
Lebih lanjut, terkait pendamping pemilih penyandang disabilitas, Itratip juga menambahkan bahwa nantinya akan ada forum tersediri dengan KPU untuk membahas hal tersebut.
Di sisi lain, Anggota Bawaslu NTB, Umar Achmad Seth menyampaikan kepada pengurus PPUAD NTB yang hadir mengenai tugas-tugas pemantauan pemilu.
“Rekan-rekan dapat berkoordinasi dengan pengawas desa dan pengawas TPS setempat untuk melakukan pemantauan, dari situ nanti akan ada gambaran hal apa saja yang dapat dipantau, mulai dari tahapan kampanye hingga nanti pemungutan dan penghitungan suara di TPS,†ungkap Umar.
Hak pilih penyandang disabilitas memang menjadi salah satu perhatian Bawaslu NTB, dengan jumlah mencapai 28.652 jiwa, sehingga forum audiensi dengan PPUAD diharapkan dapat membantu Bawaslu NTB lebih baik dalam mengawal hak pilih mereka.