Umar Ajak Mahasiswa Ikut Terlibat Pengawasan Partisipatif
|
Photo bersama Narasumber pada kegiatan Talkshow KPU dan Bawaslu Goes to Kampus Merah di Aula Sidang Utama Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram), Rabu (27/9)/photo: Humas Bawaslu NTB
Mataram,Bawaslu NTB-Anggota Bawaslu NTB Umar Achmad Seth, menghadiri Talkshow KPU dan Bawaslu Goes to Kampus Merah di Aula Sidang Utama Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram), Rabu (27/9).
Kegiatan tersebut digelar untuk mengenalkan Pemilu dan Pengawasan Pemilu kepada Mahasiswa dalam Pemilu 2024 mendatang.
Dalam paparannya, Umar menjelaskan Pemilu adalah bentuk dari manifestasi demokrasi dan wujud kongkritnya adalah partisipasi masyarakat. Melalui pengawasan pemilu dan partisipasi, mahasiswa dalam melihat peran Bawaslu dalam Pemilu dan demokrasi.
"Bawaslu adalah bentuk rillnya dan kongkritnya adalah pengawasan partisipatif, ada 3 hal yang sekaligus menjadi ajakan saya untuk teman-teman semua," terangnya.
Pertama, mengawasi bersama. Bawaslu selalu mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan pemilu melalui pengawasan partisipatif.
Hal itu disebabkan objek dan ruang lingkup pengawasan yang luas namun Bawaslu memiliki keterbatasan personil, sehingga partisipasi masyarakat akan sangat membantu Bawaslu dalam mengawasi tahapan Pemilu.
"Pengawas partisipatif tidak hanya dari Bawaslu, tapi dari kita semua termasuk peserta yang hadir di sini. Kita membutuhkan pasukan pengawas yang jumlahnya besar dalam pengawasan pemilu," tambah Umar.
Kedua, Bawaslu melakukan pencegahan pelanggaran, seperti penggunaan fasilitas ibadah, fasilitas pemerintah dan tempat pendidikan untuk aktivitas Pemilu seperti kampanye.
Selain itu, politik uang dan pelanggaran netralitas ASN juga menjadi bentuk pelanggaran yang perlu dicegah. Mahasiswa dapat melapor ke Bawaslu apabila menemukan dugaan pelanggaran.
Terakhir, Bawaslu bertugas melakukan penanganan pelanggaran. Penanganan pelanggaran ini merupakan bentuk konkrit kerja-kerja Bawaslu dalam menindaklanjuti laporan atau temuan dugaan pelanggaran.
"Jadi Bawaslu pasti akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran. Sebab itu saya berharap teman-teman Mahasiswa jika menemukan pelanggaran langsung dilaporkan ke Bawaslu untuk ditindak lanjuti dan diberikan efek jera" tegasnya.
Umar berharap kegiatan tersebut tersebut menjadi forum untuk membangun relasi antara Bawaslu, KPU, dan peserta Mahasiswa di Unram./(DM)