Bawaslu RI Bangun Sinergi dengan Masyarakat Melalui Konsolidasi, Totok Hariyono: Demokrasi Perlu Dikawal Bersama
|
MATARAM, SAHABAT BAWASLU -Memperkuat demokrasi tidak hanya soal memastikan proses Pemilu berjalan dengan baik, tapi juga perlu keterlibatan aktif masyarakat. Semangat tersebut menjadi salah satu pokok dalam kegiatan Penguatan Demokrasi: Konsolidasi Gerakan Masyarakat Sipil Mewujudkan Sinergitas Pengawasan Pemilu Tahun 2029 yang digelar di Mataram, Kamis (17/09) yang digelar oleh Bawaslu RI. Kegiatan ini mempertemukan jajaran Bawaslu dengan akademisi dan organisasi masyarakat untuk membangun sinergi dalam merawat demokrasi.
Anggota Bawaslu RI sekaligus Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Totok Hariyono, hadir sebagai pemantik sekaligus pembuka diskusi. Totok menekankan pentingnya konsolidasi untuk memperkuat kembali nilai-nilai demokrasi dan mendorong masyarakat agar semakin memahami hak serta perannya dalam proses demokrasi.
Totok mengajak generasi muda, mahasiswa, aktivis, dan masyarakat untuk membangun kesadaran politik yang sehat menjelang Pemilu 2029. Ia menilai partisipasi masyarakat perlu diarahkan pada keterlibatan yang konstruktif, termasuk melalui pengawasan terhadap proses Pemilu dan penyampaian kritik yang tepat serta beretika.
“Bawaslu selalu terbuka untuk dikritik dan dievaluasi, jadi jangan segan untuk mengoreksi kami,” ujar Totok.
Pandangan tersebut kemudian diperkaya oleh para akademisi yang hadir sebagai narasumber, yakni Gandjar Laksamana Bonaprapta dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Lalu Saipudin dari FHISIP Universitas Mataram, serta Herdiansyah Hamzah dari Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.
Dalam diskusi, para narasumber menyoroti pentingnya partisipasi publik, kesadaran politik, integritas, serta upaya bersama untuk membangun demokrasi yang sehat. Lalu Saipudin menegaskan bahwa menjaga kualitas demokrasi bukan hanya tugas Bawaslu, tapi peran bersama untuk mendorong hadirnya aktor-aktor politik yang memiliki integritas.
Kegiatan tersebut pada akhirnya menegaskan pentingnya sinergi dalam mempersiapkan pengawasan Pemilu 2029. Konsolidasi ini diharapkan menjadi ruang yang terus tumbuh untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan mewujudkan demokrasi yang sehat, berintegritas, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.