Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu NTB Gelar Ngabuburit, Nilai Al-Qur’an Jadi Inspirasi Pengawasan Pemilu

Ngabuburit Pengawasan

Suasana kebersamaan jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu NTB dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an.

MATARAM, SAHABAT BAWASLU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan dan buka bersama di Kantor Bawaslu NTB, Senin (09/03/2026). Acara ini sekaligus memperingati momentum Nuzulul Qur’an dan diikuti jajaran pimpinan serta sekretariat Bawaslu NTB.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi NTB, Itratip, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

Itratip menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum refleksi bagi seluruh jajaran pengawas pemilu untuk memperkuat integritas, tanggung jawab, serta komitmen dalam menjaga demokrasi.

“Momentum Nuzulul Qur’an mengingatkan kita bahwa nilai kejujuran, keadilan, dan amanah harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu. Pengawas pemilu harus mampu menjaga integritas dan profesionalitas dalam setiap tahapan,” ujar Itratip.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan nilai spiritual menjadi salah satu hal penting bagi pengawas pemilu dalam menghadapi berbagai dinamika demokrasi.

“Dengan memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual, kita berharap pengawas pemilu mampu menjalankan tugasnya secara objektif, adil, dan bertanggung jawab demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas,” tambahnya.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan tersebut menghadirkan narasumber TGH. Hamdani Khairul Fikri, Lc., MA yang juga merupakan Dosen Fakultas Dakwah UIN Mataram. Dalam pemaparannya, ia mengangkat tema “Nuzulul Qur’an Menginspirasi Pengawas Pemilu: Menjaga Integritas dan Demokrasi.”

Dalam penyampaiannya, TGH. Hamdani Khairul Fikri menekankan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an mengajarkan pentingnya kejujuran, keadilan, serta tanggung jawab yang harus menjadi pedoman dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

“Al-Qur’an memberikan banyak pelajaran tentang amanah, keadilan, dan kejujuran. Nilai-nilai tersebut sangat relevan bagi para pengawas pemilu agar mampu menjaga proses demokrasi tetap berjalan dengan baik dan berintegritas,” ungkapnya.

Selain diskusi keagamaan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan khotmil Qur’an sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Bawaslu Bertadarus yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan oleh jajaran Bawaslu Provinsi NTB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan Bawaslu Provinsi NTB bersama jajaran sekretariat. Melalui momentum Ramadan ini, Bawaslu NTB berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin menguatkan integritas, kebersamaan, serta semangat pengawasan dalam menjaga demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle