Bawaslu NTB Mulai Petakan Kerawanan Pilkada Tahun 2024
|
Poto Bersama Peserta Rapat Evaluasi Penanganan Pelanggaran dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 di Hotel Lombok Plaza, Kota Mataram, Kamis, (6/06/2024)
Mataram,Bawaslu NTB-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu0 Provinsi NTB menggelar Rapat Evaluasi Penanganan Pelanggaran dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 di Hotel Lombok Plaza, Kota Mataram, Kamis-Sabtu (6/6-8/6).
Rapat tersebut dibuka oleh Ketua Bawaslu NTB, Itratip, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengawas pemilu masih harus tetap bersiap menghadapi berbagai tantangan dan kerawanan yang muncul saat tahapan Pemilihan Tahun 2024 berlangsung.
“Dinamika Pemilu dan Pemilihan tentu berbeda, dan kita harus sadar bahwa kerawanan dalam Pemilihan (Pilkada) lebih tinggi dibanding Pemilu karena berbagai faktor,†ungkapnya saat membuka kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kerawanan tersebut lebih tinggi karena adanya faktor kedaerahan dan identitas yang melekat pada setiap pasangan calon maupun preferensi pemilih pada Pilkada mendatang. Faktor geografis, etnisitas, bahkan agama dapat mempengaruhi dinamika pemilihan di NTB.
“Faktor identitas bisa menuju pada fanatisme kedaerahan yang harus kita waspadai, karena nanti bisa ke arah politisasi SARA atau politik identitas, dan tugas kita semua adalah mencegah supaya isu SARA tidak berkembang di masyarakat saat Pilkada, agar tidak mengakibatkan disintegrasi,†imbuhnya.
Tidak hanya politisasi SARA, Itratip juga mengingatkan jajarannya untuk melakukan pencegahan pelanggaran lainnya, seperti netralitas ASN dan Kepala Desa. Hal tersebut berdasarkan banyaknya laporan pelanggaran netralitas ASN dan kepala Desa yang diterima pada saat tahapan Pemilu 2024 lalu.
“Biasanya, pelanggaran Pilkada dari sisi ASN bisa lebih besar ketimbang saat pemilu lalu. Ini termasuk tenaga honorer, tenaga kontrak juga rentan karena nasib mereka tergantung dari hasil pilkada. Tugas kita semua harus bagaimana aktif melakukan pengawasan dan antisipasi akan potensi kerawanan itu,†tegasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua KPU NTB, Muhammad Khuwailid yang menyampaikan evaluasi teknis pelaksanaan Pemilu 2024 serta Perwakilan Polda NTB sebagai bagian dari Gakkumdu Provinsi NTB.