Bawaslu NTB Gandeng BEM UNRAM dalam Konsolidasi Demokrasi, Soroti Penanganan Pelanggaran Pemilu dan Pendidikan Pemilih
|
MATARAM, SAHABAT BAWASLU - Bawaslu NTB menggelar agenda Konsolidasi Demokrasi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mataram (BEM Unram) di kampus Unram, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu NTB, Suhardi dan Hasan Basri, bersama pengurus BEM Unram.
Dalam pembukaan forum, Suhardi menyampaikan komitmen Bawaslu NTB untuk selalu hadir di masyarakat untuk menyampaikan update kepemiluan. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan transparansi dalam mengawal proses demokrasi.
"Silakan kritik kami sebagai Bawaslu," ujar Suhardi saat menyambut jajaran pengurus mahasiswa.
Perwakilan BEM Unram menyampaikan sejumlah kritikan terkait efektivitas penanganan pelanggaran pemilu yang dinilai kerap tidak tuntas hingga ranah pidana. Kondisi ini sempat membuat mereka apatis terutama karena masih maraknya politik uang atau serangan fajar jelang hari pencoblosan.
"Realitanya, kita masih punya banyak PR untuk mencerdaskan pemilih, dan Bawaslu kami harap lebih baik lagi dalam melaksanakan fungsi tersebut," tegas perwakilan BEM Unram.
Menanggapi hal tersebut, Hasan Basri menjelaskan alur kerja Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Pihak Bawaslu mengingatkan agar publik memahami bahwa pembuktian perkara melibatkan interaksi antar lembaga.
"Untuk pidana pemilu, sering kali perkara itu terhenti di Gakkumdu yang merupakan gabungan tiga unsur lembaga negara" jelas Hasan.
Bawaslu NTB juga mengajak jajaran BEM Unram dan seluruh pemilih muda untuk tidak bersikap apatis terhadap berbagai potensi kecurangan di lapangan. Menurut Bawaslu, pengawasan partisipatif adalah kunci utama kemajuan pemilu.
"Jangan apatis terhadap pelanggaran pemilu yang terjadi. Jangan berpikir bahwa tidak ada manfaatnya melaporkan pelanggaran pemilu. Jika kita selalu berpikir begitu, maka pemilu tidak akan maju," imbaunya.
Konsolidasi ini diakhiri dengan kesepahaman bersama untuk memperkuat edukasi politik dan pencegahan money politic hingga tingkat desa. BEM Unram berharap Bawaslu terus memperluas kemitraan strategis, sementara Bawaslu membuka pintu selebar-lebarnya bagi aduan masyarakat maupun mahasiswa.